Bagi Siswa yg Tidak Miliki Nomor Induk, Tak Bisa Ikuti SNMPTN 2014

11 Jan

Sekolah yang belum memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) diminta untuk segera mengurusnya. Sebab jika sekolah belum memiliki NPSN, maka siswanya tidak akan bisa diproses dalam pengunggahan Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri SNMPTN 2014.

”Tahun kemarin masih ada toleransi bagi sekolah tanpa NPSN maupun murid yang belum memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Tahun ini tidak akan ada toleransi lagi dari Panitia SNMPTN,” kata Ketua Panitia SNMPTN 2014 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof Drs Sutarno MSc Phd.

Pembantu Rektor I UNS tersebut mengemukakan, jika suatu sekolah belum mengurus NPSN maka siswanya secara otomatis tidak akan memiliki NISN. Tanpa kedua data tersebut, siswa tidak bisa melakukan pengunggahan data ke PDSS yang artinya ia tidak berkesempatan mengikuti SNMPTN.

Ia juga berharap sekolah segera memulai input data ke PDSS sehingga hal itu bisa selesai sesuai jadwal. Ia berharap tak terjadi kelambatan pengunggahan data PDSS seperti tahun kemarin.

”Kalau kemarin kan tahun pertama pelaksanaan pengisian PDSS dan sistem baru SNMPTN. Kami berharap tahun ini bisa lebih cepat karena tidak berbeda dengan tahun kemarin. Apalagi untuk nilai siswa sebagian seharusnya sudah dimsukkan ke PDSS saat semester berakhir jadi sekarang bisa lebih cepat selesai,” katanya.

Berkait pengisian PDSS yang dimulai kemarin, Sutarno mengemukakan pihaknya akan mengundang 250 kepala sekolah di Solo dan sekitarnya untuk menyosialisasikan proses pengunggahan data yang harus dilakukan sekolah. Dengan sosialisasi tersebut diharapkan sekolah tak lagi menemui kesulitan dalam mengunggah data ke PDSS.

Sutarno juga mengingatkan agar sekolah yang mengunggah data ke dalam PDSS memberikan data yang sebenarnya. Sebab jika sampai terjadi kecurangan atau manipulasi data, panitia pusat akan memberikan sanksi dengan mem-black list sekolah tersebut.

Secara otomatis seluruh siswa dari sekolah tersebut tak akan bisa mengikuti SNMPTN.  Selain itu, untuk kepala sekolah bersangkutan jiga terancam diberi sanksi oleh Dinas pendidikan setempat jika sampai melakukan manipulasi nilai.

Source: http://suaramerdeka.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: